IOIO

26 Ciri-Ciri Leader Yang Harus Dilakukan Di Dalam Jaringannya




26 TINDAKAN LEADER
Leader yang berhasil selalu berupaya mendorong downlinenya
untuk mencapai peringkat puncak. Ia juga tidak pernah berhenti membesarkan jaringan, memotivasi, menjadi panutan dan sebagainya.

Seorang pemimpin, atau akrab dengan sebutan leader, bukanlah dilahirkan. Bukan ditentukan oleh status sosial. Melainkan diciptakan lewat proses pembelajaran dalam kehidupan. Ia merasakan getirnya penolakan, getirnya kegagalan, terpuruk dalam bisnis, lalu bangkit dan bangkit lagi. Dari sini akhirnya muncul kepercayaan diri dalam menemukan “rel” sebuah keberhasilan.

Debbi Allen, seorang konsultan bisnis dan penulis buku Confession of Shameless, menyebutkan komunikasi sebagai pilar penting untuk menjadi leader yang baik.Apalagi bila menjadi penentu terhadap segala sesuatunya, atau menjadi panutan dalam menjalankan bisnis MLM. Karena itu, mengenali diri sendiri, diperlukan bagi seorang leader, terutama menyeimbangkan kekuatan dan kelemahan sehingga bisa menggunakan sisi positif maupun negatif.
Satu hal yang menjadi catatan,leader itu harus komit. Pelajarilah setiap pengalaman, khususnya yang menyakitkan, demi pelajaran yang berharga. Ingatlah, sebagai leader, Anda dituntut mengembangkan downline agar mencapai peringkat puncak, selalu memberikan nilai lebih pada jaringan, terus memberikan motivasi dan sebagainya.
Tim sales pernah mencapai penghasilan lebih dari 150 ribu dolar perbulan, membawahi lebih dari 56 ribu downline. Kontribusi terbesar dalam industri MLM adalah presentasi yang berjudul The Brilliant Confensation. Ia menjadi guru di Universitas- Affiliasi Network Marketing Certificate Seminar yang disponsori oleh University Illionis, Chigago. Berikut ada 26 tindakan yang harus dilakukan leader menurut tim sales :

1. Seorang leader MLM tak pernah berhenti membesarkan grup sampai menjadi leader sejati. Sebab, mustahil dapat membesarkan grup jika cuma duduk menunggu atau melamun. Apalagi menjadi leader. Buruknya lagi, saat punya pengetahuan kepemimpinan yang cukup, perilaku mereka tidak layaknya menjadi leader. Padahal, seorang leader itu bersedia memikul tanggung jawab jangka panjang, lalu mengucapkan selamat pada jaringannya yang berhasil menorehkan prestasi. Ini akan membuahkan atribut-atribut lain yang bisa dikembangkan.

2. Dalam setiap acara, leader selalu datang lebih awal. 
Ia menyiapkan kursi bagi jaringannya di barisan depan. Kenapa ? Karena mereka begitu antusias mengikuti jalannya acara. Apalagi bila ada sesuatu hal yang disampaikan seorang pakar. Mereka merasa “haus” untuk menambah ilmu, sehingga tetap berada di ruangan sampai acara selesai. Tapi, bila sudah merasa cerdas, mereka enggan mendengarkan “ceramah”. Mereka berada di luar ruangan.
3. Leader sejati menyadari perbedaan leader MLM dan leader masyarakat banyak.
4. Industri MLM selalu bergerak pada setiap kondisi. Tapi, ketika hubungan dengan Anda dan organisasi makin erat dan kokoh, jelas sekali Anda tak akan terkalahkan.
5. Ingatlah, penampilan bisa mempengaruhi. Jadi tampillah selalu rapi.
6. Sebagai leader, Anda wajib mengembangkan downline mencapai peringkat puncak.Teguhkan diri Anda dengan mereka. Temukan 3 kualitas Anda sukai dari mereka masing-masing. Catatlah ke dalam rencana harian. Ulas sesering mungkin. Pikirkan bagaimana meningkatkan kualitas tersebut. Caranya bermacam-macam. Misalnya, menjadi sahabat bagi mereka yang mempunyai krisis kepribadian.
7. Leader-leader baru, seringkali terjatuh oleh komitmen mereka sendiri. Mereka salah memilih partner dalam berkomitmen. Ingatlah, Anda hanya akan mendapatkan karakter yang baik melalui pengalaman. Jadi, lihatlah bagaimana mereka menghabiskan waktu, dan apa yang mereka kerjakan ? Di sini penting sekali memperhatikan apa yang pernah mereka alami. Jika pengalaman mereka sedikit, Anda perlu waktu ekstra menyelesaikan pekerjaan. Bantulah mereka sepanjang memegang komitmen, tapi, bila komitmen itu sudah lumer, maka tinggalkan mereka walaupun keputusan itu sangat berat.
8. Mampu mempresentasikan suatu produk dengan sempurna di depan jaringan, baik saat bertemu langsung ataupun lewat conference call. Contoh, perusahaan Anda bergerak di bidang nutrisi.
Maka seorang leader akan menyertakan dokter spesialis nutrisi yang menjelaskan ramuan-ramuan produk itu sehingga menjadi unik. Seorang leader bagaimana pun akan menyertakan dokter, baik di sebuah conference call sekali pun demi memantapkan keyakinan terhadap konsumen.
9. Selalu memberi lebih. Misalnya terhadap kesalahan dalam proses persetujuan antara downline. Anda harus meredakan suasana sebagai wujud layanan konsumen. Layanan konsumen sangat manjur dalam mencairkan suatu masalah. Itu mungkin bukan keharusan, tapi seorang leader senantiasa memberikan hadiah cuma-cuma sebagai rasa ungkapan terima kasih kepada konsumen.
10. Seorang leader menaiki tangga dan mencari decision maker perusahaan untuk “mengorek” semuanya tanpa menggangu mereka. Ini menempatkan diri Anda agar ruang peluang otomatis selalu terbuka, di mana Anda tanpa membukanya sendiri.
11. Di sebuah pertemuan, seorang leader akan memperkenalkan para staff kepada organisasi.Bahkan staff yang terendah sekali pun ! Luangkan waktu saat-saat seperti itu karena akan menciptakan rasa memiliki bersama antara staff dan distributor. Seperti seorang ahli obat-obatan yang menyempatkan bertemu dengan mereka yang menjual produknya. Suasana itu akan menciptakan semangat yang kuat bagi keduanya dalam memasarkan produk. Ini bisa tercipta karena kepemimpinan Anda.
12. Seorang leader MLM seperti sekumpulan papan tombol informasi dan komunikasi.Mereka bukan berada di dalam suatu lompatan. Merekalah lompatan tersebut.
13. Selalu dapat dihubungi baik melalui telpon, email dll.Memberikan feed back kurang dari 24 jam. Jika tidak, maka pesaan-pesan kemungkinan akan mengindikasikan pesan yang panjang.
14. Tidak pernah menampilkan kelemahan dan kekhawatiran kepada organisasi. Beberapa dari mereka tetap menunjukkan sisi kemanusiaannya. Artinya, seorang leader harus senantiasa memelihara kelanggengan peluang bisnis. Jika ada kekhawatiran atau ragu-ragu terhadap perusahaan. Maka atasi masalah tersebut atau segeralah keluar. Carilah perusahaan yang sesuai dengan keperluan Anda. Sebaliknya diskusikan dengan mereka mengenai kesulitan Anda di perusahaan dalam memimpin para staff.
15. Kenali perkembangan downline. Seorang downline tidak akan mengendurkan mereka yang bersemangat di sebuah organisasi. Jika satu orang membawa enam prospek saat meeting, yang keduanya membawa dua, dan ketiga tidak membawa satu pun, maka seorang leader harus mampu menyemangati yang ketiga. Bukan mengkritik karena tidak mampu membawa satu pun tamu.
16. Selalu mencari dan memuji satu-satunya yang dimiliki bawahan. Balita senang dipuji, tetapi seorang pria akan melakukan apapun demi suatu pujian. Peperangan antar pria banyak menyertakan resiko. Jika tidak memberi pujian, maka Anda akan kehilangan perangkat yang paling tangguh di arena leadership. Sebaliknya, jika memuji hal-hal yang belum mereka lakukan, berarti Anda menciptakan pribadi yang menyendiri dari grup karena telah memalsukan pujian.
17. Jika Anda berbagi, memuji, menghargai, serta mencari ketenaran atas hal-hal yang tidak dilakukan diri sendiri.
18. Seorang leader senang menggunakan dan mengajar tehnologi baru diorganisasi asalkan benar-benar bermanfaat. Sebagai leader, Anda tidak sepatutnya menenggelamkan organisasi.
19. Leader adalah figur tata krama. Jika Anda diam-diam mencurangi downline berarti Anda menghancurkan persepsi Anda sendiri. Mereka tidak mungkin mempercayai Anda dan memang tidak seharusnya. Anda sangat diperhatikan dalam tingkah laku seperti ini.
20. Mampu menciptakan aliansi melalui grup internal dan eksternal (jika dapat dilakukan) untuk memastikan bahwa grup memiliki dukungan. Jika tidak, maka perlu disediakan.
21. Seorang leader lebih memperhatikan tentang pertumbuhan downline ketimbang bonus-bonus mereka.Fokus terhadap pertumbuhan bawahan, dan bonus mengalir secara otomatis.
22. Tidak pernah mengulang apa yang disampaikan orang lain.
23. Seorang leader tidak akan pernah berbicara menyakitkan. Bahkan seandainya seorang layak mendapatkannya.
24. Seorang leader saling memberi informasi kepada leader-leader lain.
25. Memiliki pandangan yang sangat jelas mengenai perusahaan network marketing di mana harus mengerjakannya. Jika perusahaan tidak memiliki sesuatu, mereka tidak komplain, malahan meyakinkan perusahaan bagaimana meraihnya.
26. Seorang leader, setelah mengulas daftar ini, akan mencatatnya kemudian mempraktekkannya satu item setiap hari.
Anda sedang membaca artikel tentang 26 Ciri-Ciri Leader Yang Harus Dilakukan Di Dalam Jaringannya, Anda boleh menyebar luaskan atau mengcopy - paste artikel di atas jika memang sangat bermanfaat bagi anda.. Dengan syarat anda harus meletakkan link di bawah ini sebagai sumbernya..




Baca Juga Yang Di Bawah Ini...!!!:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

MOHON BERIKAN KOMENTAR YANG MENGGUGAH "SEMANGAT"

SPONSOR KAMI

terima kasih atas kunjungannya...berbagi sehat dan berbagi sejahtera,,,salam oxxywell